Home / Kejadian / Berita Terkini: Pesawat Enggang Air Tergelincir Di Papua, Turbulensi Etihad Airways Berada Di Level Parah!!
enggang air
pesawat enggang air terperosok

Berita Terkini: Pesawat Enggang Air Tergelincir Di Papua, Turbulensi Etihad Airways Berada Di Level Parah!!

Kecelakaan Pesawat Enggang Air Tak Ada Korban Jiwa!!

Dotekno.com– Pesawat Enggang Air mengalami kecelakaan di Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura. Pesawat jenis karavan ini mengalami naas sekitar pukul 07.00 WIT, Senin 9 Mei 2016.

Kombes Pol Patrige selaku Kepala bidang Humas Polda Papua menyatakan pesawat Enggang Air diawaki oleh Pilot Tomi, co pilot Mike Brun serta Syahrul sebagai teknisi.

Kronologi Pesawat Enggang Air mengalami kecelakaan di Bandara Sentani disebabkan oleh terperosoknya pesawat ketika persiapan take off menuju Mulia.

Saat itu Pesawat Enggang Air hendak berbelok keluar dari taxy way menuju ke run way. Tak lain untuk persiapan take off. Namun pesawat tak berhasil berbelok sempurna sehingga tergelincir.

Diketahui pesawat yang terperosok tersebut membawa muatan kurang lebih 1015 kilogram sembako. Membutuhkan kira- kiran 90 menit untuk mengevakuasi pesawat dengan nomor penerbangan PK RSD ini.

Beruntungnya, Pesawat Enggang Air yang tergelincir ini tidak memakan korban jiwa. Aktivitas di Bandara Sentani juga tak mengalami hambatan. Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui apa penyebab kecelakaan pesawat Enggang Air.

enggang air
kondisi kabin etihad turbulensi

Sementara itu Pesawat Etihad Airways EY 474 yang mengalami turbulensi pada 4 Mei 2016 kemarin menyebabakan 32 penumpang terluka.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan kekuatan goncangan turbulensi berada di level parah.

Pada level tersebut, pesawat dengan rute penerbangan Jeddah Jakarta  mengalami perubahan ketinggian dan arah yang besar. Akibatnya tidak dapat terkontrol dalam beberapa saat.

Dirilis dari Federal Aviation Administration (FAA), fenomena turbulensi ini terjadi di daerah yang memiliki cuaca cerah. Pada umumnya pilot dapat mengantisipasi turbulensi akibat konvektif. Hal ini karena pesawat akan berusaha menghindari awan CB yang telah terdeteksi di kokpit.

Turbulensi level severe ini diduga sebagai kombinasi antara gelombang dekat Pegunungan Bukit Barisan di Sumatera Selatan dan awan CB yang berada di jalur penerbangan EY 474. Sehingga pesawat Etihad  tidak memasuki awan CB pada jalur penerbangan.

baca juga : 

Berita Terpopuler: Foto Hong Kong Airlines Turbulensi Di Kalimantan, Berikut Kronologinya!!

About chandra

hay, saya chandrakirana. penulis Dotekno.com yang ingin berbagi seputar informasi. semoga tulisan-tulisan saya bermanfaat !!!

Check Also

gempa

Berita Terkini: Gempa Guncang 3 Wilayah Dalam Sehari, Ini Penjelasan BKMG !

Dalam Sehari Terjadi 3 Gempa Di Wilayah Berbeda ! Dotekno.com– Rabu malam tepatnya 24 Mei …