Home / Kejadian / Berita Terkini: BMKG Jelaskan Proses Terjadinya Hujan Es !
hujan-es
gambar ilustrasi copyright©Taman Bahasa Indonesia

Berita Terkini: BMKG Jelaskan Proses Terjadinya Hujan Es !

Inilah Indikasi Terjadinya Hujan Es Berdurasi Singkat !

Dotekno.comHujan es mengguyur wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur kemarin sore 28 Maret 2017. Turunnya butiran es diikuti suara petir yang menggelegar. Atas fenomena alam ini Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika megatakan potensi hujan es bergeser ke wilayah lainnya, yaitu Bintaro, Pesanggrahan, dan Serpong.

Seperti yang dikutip dari pernyataan, Tomi, Prakirawan BMKG. “kami mendapatkan laporan hujan es di Jakarta Timur. Sekarang potensi hujan es berada di Bintaro, dan wilayah lainnya”

Ia juga menjelaskan proses terjadinya Hujan es. Proses terjadinya hujan es ini kerap terjadi saat peralihan musim. Yaitu ketika pembentukan awan, yang disebut parsel udara yang sedang naik. Disebabkan proses konveksi udara ke atas. Nah saat sampai di atas keadaannya menjadi jenuh dan berubah menjadi butiran awan. Jika proses konveksi di dasar kuat, maka awan makin tebal dan komponen pembentuk es semakin besar.

Hary Tito Djatmino selaku Kepada Bagian Humas BMKG juga mengatakan hujan es terjadi ketika hujan lebat yang disertai angin kencang dan petir. Fenomena alam ini berlangsung cukup singkat. Biasanya hal ini terjadi di musim pancaroba atau peralihan. Misalnya dari musim kemarau ke musim penghujan atau sebaliknya.

hujan-es
copyright©okezone

Tirto juga menyebutkan beberapa indikasi terjadinya hujan es disertai kilat yang berlangsung cepat, seperti di bawah ini:

  1. Sehari sebelumnya udara pada malam hari sampai pagi hari terasa panas dan gerah
  2. Suhu udara seperti diatas diakibatkan adanya sinag matahari yang sangat kuat. Dan terlihat jelas perbedaan suhu pada pukul 10.00 dan 07.00 lebih dari 4,5 derajat celcius. Ditambah lagi dengan kelembapan udara yang cukup tinggi lebih dari 60 persen.
  3. Awan kumulus dengan ciri khas putih berlapis- lapis mulai terlihat pukul 10 pagi. Dari lapisan awan tersebut nampak batas tepi berwarna keabuan mirip bunga kol
  4. Awan kumulus tersebut dalam waktu cepat berubah menjadi kehitaman yang disebut dengan awan kumulonimbus.
  5. Angin bertiup menggoyangkan pepohonan begitu cepat
  6. Terkadang kita juga merasakan tiupan udara dingin
  7. Diawali dengan hujan deras yang tiba- tiba turun. Namun jika hujannya gerimis, tiupan angin kencang terasa di tempat kejauhan
  8. Pada musim peralihan ini, jika tidak ada hujan selama 1 sampai 3 hari, berarti ada indikasi potensi hujan lebat yang disertai angin kencang.

Demikian penjelasan BMKG terkait terjadinya hujan es yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya.

baca juga:

Berita Terkini: Banjir Rendam 6 Desa Jombang Setinggi 1-1,5 Meter Paska Pergantian Tahun !!!

 

About chandra

hay, saya chandrakirana. penulis Dotekno.com yang ingin berbagi seputar informasi. semoga tulisan-tulisan saya bermanfaat !!!

Check Also

gempa

Berita Terkini: Gempa Guncang 3 Wilayah Dalam Sehari, Ini Penjelasan BKMG !

Dalam Sehari Terjadi 3 Gempa Di Wilayah Berbeda ! Dotekno.com– Rabu malam tepatnya 24 Mei …